Rangka atap memainkan peran penting sebagai penopang atap rumah, dan tersedia beberapa jenis bahan yang digunakan untuk konstruksi rangka atap. Di antara opsi tersebut termasuk rangka atap kayu, beton bertulang, baja ringan, baja, dan bambu.
Jenis kayu meranti merupakan jenis kayu yang sangat awet untuk rangka atap tetapi memiliki tekstur yang tidak merata dan juga sedikit kasar di bagian permukaannya. Kayu Bangkirai Nama kayu yang satu ini mungkin sedikit asing bagi orang yang awam terhadap jenis kayu.
Kayu yang digunakan untuk membuat tiang utama adalah kayu keras, seperti kayu Kulim, Tembesu, Resak dan Punak. Rasuk disusun hingga membentuk kerangka atap. Setelah jadi, barulah atap dipasangkan. Dinding, pintu, jendela jendela juga dibuat dari jenis kayu yang sama. Jendela Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar memiliki ukuran yang bergantung
1. Model rangka standar Source: Sunpro Model rangka standar bisa dibuat hingga berukuran 22 meter, desainnya sederhana sehingga mudah diintegrasikan ke dalam berbagai jenis proyek konstruksi seperti bangsal, aula, bangunan sekolah, rumah, gereja, dll. 2. Tipe barn (segi lima) Source: Triple D Truss
.
jenis kayu untuk rangka atap rumah